Prestasi Tenaga Kependidikan Kategori Pustakawan Tingkat IPB dan Tingkat Nasional:

  1. Deden Himawan, S.Sos., M.I.Kom
  2. Fery Siswadi, A.Md
  3. Irma Elvina, S.Sos., M.P.

  1. Ratnaningsih, S.Sos., M.P. (Pustakawan Berprestasi Nominasi Tingkat Nasional)
  2. Raden Wahyudin, S.Sos, M.I.Kom.
  3. Irma Elvina, S.Sos., M.P.

  1. Azizah, S.Sos. (Pustakawan Berprestasi Harapan 1 Tingkat Nasional)
  2. Ratnaningsih, S.Sos., M.P.
  3. Raden Wahyudin, S.Sos, M.I.Kom.

  1. Lindawati, A,Md.
  2. Azizah, S.Sos.
  3. Raden Kurniawati, A.Md.

fery-siswadi-se-mm-prestasi

Fery Siswadi, SE.MM
Pustakawan Berprestasi

Inovasi :

Pathfinder dengan Subjectplus

Pathfinder ini merupakan sarana untuk memberikan informasi tentang sumber daya yang dapat diakses oleh pengunjung perpustakaan dalam subjek tertentu. Portal ini bukan sebagai panduan komprehensif, melainkan daftar sumber daya selektif yang paling berguna dalam menemukan informasi yang diperlukan pada subjek tertentu. Portal ini memungkinkan pengguna untuk mengakses sumber daya informasi yang ada di perpustakaan seperti buku, e-book, majalah, jurnal elektronik, database berlangganan, Open Access Educational Resources (OERs), sumber daya teknologi pembelajaran dan katalog perpustakaan dan lain lain.

Selain pengguna perpustakaan, Pathfinder ini dapat dijadikan sarana kemas ulang informasi bagi pustakawan. Pustakawan dapat berkolaborasi mengisi beberapa informasi sesuai dengan penguasaan subjek masing-masing. Kemas ulang informasi dapat dilakukan pustakawan dari berbagai level jabatan.

Keunggulan :

  • Memudahkan pengguna mencari informasi yang sesuai dengan subjek tertentu pada koleksi di perpustakaan dan koleksi yang dilanggan perpustakaan
  • Sarana sosialisasi bagi pemustaka pemula tentang koleksi dan fasilitas yang ada di perpustakaan
  • Menyediakan informasi terkait akreditasi institusi dan fakultas
  • Sarana bagi pustakawan dalam pengumpulan angka kredit.
  • Dapat melayani pemustaka 24 jam

Penghargaan :

Finalis Pustakawan Berprestasi IPB 2011

  • Peringkat II Pustakawan Berprestasi IPB 2016
  • Peringkat II Pustakawan Berprestasi 2019

Karya Inovasi Bidang :

Bidang Pengolahan: Membuat aplikasi sederhana dengan menggabungkan Microsoft Excel, Microsoft Word dan Winisis
Sub Bidang Pengelolaan Data, Sistem dan Jaringan : Membuat aplikasi Sederhana dengan menggunakan Visual Basic dengan Microsof Access Database (2015), aplikasi ini digunakan dalam kegitan stock opname bahan perpustakaan tahun 2015.

Karya Publikasi :

Cara cepat membuat Label Buku dengan Mailing Merge di Microsoft Word, Jurnal Pustakawan Indonesia (JPI Vol. 11 No. 2, 2012)
ElibISIS (Elibisis.perpustakaan.ipb.ac.id), Jurnal Pustakawan Indonesia (JPI Vol. 11 No. 2, 2012)
Tugas pekerjaan saat ini :

  • Administrator Sistem Otomasi dan Sistem Jaringan Perpustakaan
  • IT Supporting Bidang Pelayanan dan Pengolahan
  • Pengelola Database Perpustakaan
  • Kegiatan Pengolahan Bahan Perpustakaan

Keahlian :

Microsoft Office, Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan

 

lindawati-s-i-pust-prestasiLindawati, S.I. Pust

Judul Karya: 

Peran Pengendali Dokumen dalam Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 di Perpustakaan IPB

Deskripsi:

Pengendali dokumen bertanggung jawab terhadap seluruh dokumen dan memastikan bahwa dokumen tersebut disimpan di lokasi yang tepat dan dapat diakses dengan mudah. Pengendali dokumen harus memastikan bahwa semua bagian dalam organisasi mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Peran pengendali dokumen sangat diperlukan dalam setiap proses penerapan SMM ISO sampai dengan mendapatkan sertifikat. Pembahasan/Implementasi : a. Tugas dan Tanggung Jawab Pengendali Dokumen b. Dokumentasi Sistem Manajemen Mutu di Perpustakaan c. Manfaat Dokumentasi Sistem Manajemen Mutu ISO d. Penyimpanan Sistem Manajemen Mutu ISO

Kegunaan: 

Dokumentasi merupakan persyaratan standar ISO 9001:2015. Artinya dokumentasi sistem manajemen mutu berfungsi sebagai pedoman kerja bagi seluruh pelaksana kegiatan di perpustakaan.

  • Dalam penerapan sistem manajemen mutu, perpustakaan harus bisa menunjukkan bukti penerapan, sehingga dokumentasi yang dalam standar ISO 9001:2015 disebut dengan Informasi Terdokumentasi termasuk rekaman hasil pelaksanaan proses. Rekaman ini merupakan bukti obyektif bahwa sistem manajemen mutu diterapkan secara efektif.
  • Dokumentasi ISO 9001:2015 juga akan berfungsi sebagai bahan pelatihan pegawai termasuk pegawai baru perpustakaan yang harus memahami proses yang menjadi tanggung jawabnya.
  • Dokumentasi ISO 9001:2015 dapat dijadikan sebagai bahan pelaporan dan evaluasi kepada pimpinan perguruan tinggi.

Keunggulan:

Penerapan SMM ISO 9001:2015 pada dasarnya mempunyai prinsip “tulis apa yang kamu kerjakan, dan kerjakan apa yang telah kamu tulis”. Prinsip ini dimaksudkan bahwa setiap proses pada penerapan SMM ISO harus di dokumentasikan dengan baik, efektif dan efisien. Informasi terdokumentasi merupakan salah satu syarat dalam penerapan SMM ISO 9001:2015, selain itu informasi terdokumentasi juga merupakan bukti bahwa bahwa sistem manajemen mutu telah diterapkan secara efektif dan berkesinambungan. Pengendali dokumen sangat berperan dalam penerapan SMM ISO baik dari mulai tahap awal persiapan dokumen, sosialisiasi, audit internal, tinjauan manajemen sampai dengan audit pihak eksternal. Untuk itu seorang pengendali dokumen harus mengetahui setiap dokumen yang digunakan dalam penerapan SMM ISO, serta dapat menyimpannya dengan baik agar dapat ditelusuri dengan mudah, efektif dan efisien.

Penghargaan yang pernah diraih:

  • Pemenang 3 Pustakawan Berprestasi Tingkat IPB Tahun 2019
  • Pemenang 1 Pustakawan Berprestasi Tingkat IPB Tahun 2013

Sumber: https://ipb.ac.id/successfulstaff/all#