Benchmarking Perpustakaan DPR RI ke Perpustakaan IPB University

Benchmarking Perpustakaan DPR RI ke Perpustakaan IPB University

benchmarking-perpustakaan-dpr-ri-ke-perpustakaan-ipb-universityPerpustakaan DPR RI berkunjung ke Perpustakaan IPB University, (24/11). Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan perpustakaan digital serta aspek yang terkait di dalamnya.
Rombongan perpustakaan DPR RI yang dipimpin oleh Kepala Bagian Perpustakaan DPR RI, Kharisun Alaikum, SSos ini diterima oleh Kepala Perpustakaan IPB University, Prof Pudji Muljono. Prof Pudji didampingi Supervisor Pelayanan Administrasi dan Umum, Ony Lusiantary, SS, Supervisor Layanan Pemustaka, Irma Elvina, SSos, MP dan Supervisor Pengelolaan Bahan Perpustakaan, Widiyati Kania, SSos, MP.

Dalam kesempatan ini, Prof Pudji mengucapkan terima kasih kepada Perpustakaan DPR RI atas kunjungan tersebut dan menjadikan Perpustakaan IPB University sebagai rujukan dalam pengembangan Perpustakaan DPR RI.
Menurutnya, era disrupsi yang terus berkembang saat ini telah menyebabkan perubahan pola kehidupan manusia.  Digitalisasi menjadi keharusan yang tidak dapat dihindari. Pengembangan dan pengelolaan perpustakaan digital menjadi keharusan bagi perpustakaan agar dapat bertahan dan mendapat tempat di masyarakat.
“Perpustakaan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang berat sebagai unit penunjang di Perguruan tinggi. Akan tetapi perpustakaan dianggap juga sebagai jantung dari perguruan tinggi untuk dapat melaksanakan fungsi tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan sistem perpustakaan digital diharapkan akan membantu percepatan penyebarluasan informasi. Perpustakaan digital juga memberikan kemudahan akan akses informasi yang sangat dibutuhkan.
Oleh karena itu, perpustakaan digital membutuhkan kompetensi pustakawan yang menguasai pengetahuan umum, kemampuan interpersonal, kemampuan manajemen, menguasai literasi informasi dan literasi media. Mereka juga harus mampu berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi core business lembaga induknya,” imbuhnya.

Prof Pudji menambahkan, saat ini di lingkungan perguruan tinggi, perpustakaan digital diperlukan untuk mendukung pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian dan pelayanan pada masyarakat. Perubahan paradigma dalam sistem pendidikan dan pengajaran di perguruan tinggi menempatkan perpustakaan sebagai sumberdaya informasi yang sangat penting.

Sementara Kepala Bagian Perpustakaan DPR RI, Kharisun Alaikum, SSos menyampaikan, sangat bangga dapat berkunjung ke IPB University. Sebagai perguruan tinggi pertanian yang terbesar di Indonesia, IPB University mempunyai perpustakaan yang sudah terakreditasi A.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya ingin meningkatkan komunikasi antar perpustakaan serta saling tukar informasi yang terkait dengan perkembangan teknologi pengelolaan perpustakaan digital.

“Dengan kunjungan ini kami berharap dapat belajar banyak dan dapat mengembangkan perpustakaan DPR RI. Perpustakaan IPB University sudah sangat baik mengenai penyediaan akses informasi global dan pengolahan perpustakaan digitalnya. Semoga kegiatan kunjungan ini dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak,” imbuhnya.

Dalam kunjungan ini, rombongan melihat ruang koleksi IPB-ana, ruang layanan online, ruang SNI Corner, ruang hasil riset pustakawan, ruang pencatatan koleksi, ruang pelayanan yang ada di lantai satu Perpustakaan IPB University. (awl/Zul)

Published Date : 26-Nov-2021

Narasumber : Prof Pudji Muljono, Kharisun Alaikum, S.Sos.

Kata kunci : IPB University, Perpustakaan Digital, DPR RI

SDG : SDG 4 – PENDIDIKAN BERMUTU, SDG 16 – PERDAMAIAN, KEADILAN, DAN KELEMBAGAAN YANG KUAT, SDG 17 – KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN

Sumber: IPB Today Edisi 691