Home Sejarah

Sejarah

E-mail Print PDF

Sejarah Perpustakaan IPB


Lily K. Somadikarta, MSc. (1958-1968)

Khasanah inti Perpustakaan IPB berasal dari bahan pustaka koleksi Perpustakaan Faculteit der Landbowwetenshappen dan Fakulteit Diergenescunde, Universitet van Indonesie.  Pada masa itu kedua fakultas tersebut memiliki departemen-depertemen yang memiliki koleksi bahan pustaka sendiri. Dengan berdirinya Insitut Pertanian Bogor pada tanggal 1 September 1963, maka pada tahun 1964 dibentuk Perpustakaan IPB, yang menyatukan koleksi dan sistem perpustakaan kedua fakultas tersebut, namun perpustakaan departemen masih tetap dikelola oleh departemen masing-masing.  Perpustakaan ini terletak di Kampus Gunung Gede yang dipimpin oleh Ibu Lily K. Somadikarta, MSc. Sebagai Kepala Perpustakaan IPB yang pertama.

Pada awal pembentukannya Perpustakaan IPB berada di bawah koordinasi Pembantu Rektor II Bidang administrasi.  Mulai tanggal 12 Maret 1965 Perpustakaan berada di bawah koordinasi Pembantu Rektor I. Kemudian pada tanggal 13 Agustus 1965 dibentuk Biro Perpustakaan yang bertanggung jawab kepada Pembantu Rektor I.

Dr. R. Achmad Mukhlis, M.Sc. (1968-1979)

Pada kurun waktu 1970-1979 sesuai dengan Surat Keputusan Rektor IPB Nomor 022/1970, Perpustakaan IPB dipimpin oleh Dr. R. Achmad Mukhlis, M.Sc. sebagai Direktur Perpustakaan, yang membawahi Perpustakaan Pusat dan Perpustakaan Fakultas.  Sedangkan Perpustakaan Departemen/Bagian dikelola oleh departemen masing-masing.  Pada masa ini Direktur Perpustakaan dibantu oleh Komisi Ahli Perpustakaan yang anggotanya terdiri dari para guru besar, yang antara lain Prof. Dr. Ir. AM Satari dan Prof. Dr. Sumardi Sastrakusumah.

Drs. Fahidin, BSc. (1979-1990)


Era pengembangan kompetensi pustakawan di Perpustakaan IPB dimulai pada kurun waktu 1979-1990.  Pada masa kepemimpinan Drs. Fahidin, BSc. ini, dilakukan rekruitmen sarjana alumni IPB dari berbagai fakultas, yang kemudian disekolahkan melalui Program Sertifikat untuk Perpustakaan dan Dokumentasi di Universitas Indonesia, Program Gelar Ganda, dan Program Master/Magister di dalam maupun luar negeri. Untuk meningkatkan keterampilan stafnya yang berpendidikan SLTA disekolahkan di Program Diploma Perpustakaan dan Informatika Pertanian, Fakultas Politeknik IPB.  Pada kurun waktu ini juga mulai dilakukan pengembangan sistem pengumpulan karya tulis staf pengajar IPB dengan diterbitkannya Surat Keputusan Rektor Nomor 114/1979 tentang Wajib Simpan Karya Tulis Staf Pengajar IPB.  Koleksi ini menjadi koleksi khusus dan di kemudian hari disebut koleksi IPBana.  

Perpustakaan IPB menempati gedung Information Resource Center (IRC) di Kampus Darmaga pada tahun 1986.  Gedung yang dilengkapi fasilitas dan peralatan yang canggih untuk kegiatan pengelolaan dan produksi informasi ini merupakan Proyek Kerjasama antara IPB dengan University of Wisconsin (USAID).  Pada tahun 1986 ini Perpustakaan IPB menjadi Unit Pelaksana Teknis dan dalam pengelolaannya dibantu oleh konsultan dari University of Wisconsin-Madison, yaitu Prof. Leroy Zweifel.  Dalam periode 1980 sampai 1986 UPT Kepala Perpustakaan dibantu oleh Komisi Pembina dan Pengembangan Perpustakaan berdasarkan SK Rektor No. 115/1980.

Komputerisasi perpustakaan dimulai pada tahun 1986 dengan membangun Sistem Informasi Perpustakaan (SIMPUS) dengan menggunakan dBaseIII Plus. Seiring dengan kemajuan sistem otomasi perpustakaan, maka pada tahun 1989 UPT Perpustakaan IPB mengganti SIMPUS dengan CDS/ISIS sebagai perangkat lunak otomasinya.

Drs. Jan Pieter Saragih (1990-1991)


Pada masa kepemimpinan berikutnya yaitu tahun 1990-1991, UPT Perpustakaan IPB dipimpin oleh Drs. Jan Pieter Saragih.  Meskipun masa kepemimpinan beliau hanya satu tahun, karena mendapat tugas di tempat lain, namun pada masa ini mulai dibangun katalog perpustakaan.  Katalog lama yang menggunakan dBase III secara bertahap diganti dengan menggunakan program CDS/ISIS.   Beliau juga merintis kerjasama dengan lembaga non perpustakaan.

Prof. Dr. Ir. Eriyatno, MSAE (1991-1993)


Penerapan manajemen perpustakaan yang modern dilakukan pada kurun waktu 1991-1993.  Langkah yang dilakukan pada masa kepemimpinan Prof. Dr.Ir. Eriyatno, MSAE, yaitu pembuatan Standar Prosedur Operasional (SOP), penerapan Jabatan fungsional pustakawan yang merupakan implementasi dari Kepmenpan nomor 18 tahun 1988 tentang JFP, pengembangan sistem otomasi perpustakaan yang terjangkau oleh anggaran institusi, dan merekrut dosen yang bersedia menjadi subject matter spesialist sebagai mitra pustakawan, penguatan koleksi “grey literature” dan merencanakan infrastruktur pendukung perpustakaan seperti ruang santai, toko buku dan minuman/makanan ringan yang tidak jauh dari lokasi perpustakaan.

Ir Abdul Rahman Saleh, MSc. (1993-2003)

Perpustakaan IPB semakin berkembang di bawah kepemimpinan Kepala Perpustakaan Ir. Abdul Rahman Saleh, MSc. (1993-2003).  Pengembangan SDM ditingkatkan dengan memberi kesempatan kepada stafnya untuk melanjutkan jenjang pendidikan S1 dan S2, mengirimkan staf untuk magang/pelatihan di perpustakaan lain di dalam maupun luar negeri, serta mengadakan pelatihan internal untuk staf agar lebih menguasai teknologi informasi dan komunikasi.

Pengembangan sistem “library housekeeping” sangat menjadi perhatiannya, sehingga pada masa jabatannya, Perpustakaan IPB dapat mengintegrasikan pengelolaan perpustakaan mulai dari pengadaan, pengolahan, OPAC, serta siskulasi dan pencatatan pengunjung menjadi sistem perpustakaan yang terpadu dengan nama SIPISIS pada tahun 1996.  Pada kurun waktu ini Perpustakaan meluncurkan layanan “short loan” yaitu pinjaman semalam yang dapat dilakukan tiap hari dan mulai dibangunnya koleksi digital. Pada tahun 1998 Perpustakaan IPB memiliki situs yang pertama kali dengan alamat http://perpustakaan.ipb. wasantara.net.id/

Dengan berubahnya status IPB menjadi IPB-BHMN, maka berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 181/K13/OT/2003 tanggal 6 Nopember 2003, UPT Perpustakaan, UPT Produksi Media Informasi, IPB Press dan Lembaga Sumberdaya Informasi dilebur menjadi Perpustakaan IPB.  Perubahan ini dimaksudkan agar Perpustakaan dapat meningkatkan fungsinya, lebih inovatif, dinamik dan adaptif terhadap kebijakan dan pelaksanaan program Tridharma Perguruan Tinggi.  Hal ini terlihat dalam Ketetapan Majelis Wali Amanat (MWA) IPB No. 17/MWA-IPB/2003 tentang Anggaran Rumah Tangga IPB Bab XI pasal 78.  Rektor IPB juga menetapkan bahwa Kepala Perpustakaan adalah ex-officio anggota Senat Akademik.

Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, MSc. (2003-2007)


Sehubungan dengan perubahan status tersebut di atas, Kepala Perpustakaan periode 2003-2008, Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, MSc. memfokuskan  program kegiatan kepada lima target, yaitu : pengadaan bahan perpustakaan  pustaka yang memenuhi kebutuhan sivitas akademika dengan bahan perpustakaan yang terbaru, beragam walaupun dengan dana terbatas, layanan pustaka yang diarahkan kepada layanan digital dan virtual, organisasi dan manajemen yang menerapkan “open management” yang membutuhkan akultabilitas dan kejujuran sehingga diharapkan rasa saling percaya dan menimbulkan kemauan dan semangat kerjasama untuk mencapai tujuan organisasi, ruang dan lingkungan perpustakaan serta internetworking.  Pada tahun 2003 di bawah kepemimpinan beliau Perpustakaan IPB memiliki situs  yang berada pada domain IPB dengan alamat http://www.iel.ipb.ac.id.

Ir Toha Nursalam, SIP, MSi. (2007-2009)


Untuk meningkatkan layanan koleksi digital khususnya muatan lokal (local content), maka pada masa kepemimpinan Ir Toha Nursalam, SIP, MSi. dilakukan kegiatan penghimpunan dan digitalisasi skripsi, tesis, disertasi lulusan IPB sejak tahun 60-an dan artikel ilmiah IPB. Untuk meningkatkan koleksi IPBana, beliau menggagas perlunya revisi Keputusan Rektor IPB Nomor : 104 Tahun 1979 tentang wajib simpan karya tulis dan penerbitan karena sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan jenis dan bentuk karya ilmiah staf IPB. Gagasan tersebut akhirnya tertuang dalam tertuang dalam Keputusan Rektor IPB Nomor 06/I3/PL/2010 tanggal 25 Mei 2010 tentang Serah-Simpan Karya Ilmiah di Lingkungan Institut Pertanian Bogor. Kegiatan penghimpunan dan digitalisasi karya ilmiah tersebut terus dilanjutkan sampai saat ini, di bawah kepemimpinan Ir Sumarlinah, MSi.


 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini974
mod_vvisit_counterBulan ini199589
mod_vvisit_counterTotal kunjungan2200868

 76 guests, 27 bots online

Foto Pegawai

No images

Peta Pengunjung

Locations of visitors to this page